Sering Mengalami Pusing? Awas Vertigo. Yuk, Kenali Penyakit Satu Ini!

Vertigo tentu sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Dilansir dari halaman alodokter, vertigo adalah kondisi di mana membuat penderita mengalami pusing hingga merasa berputar. Vertigo sendiri memiliki tingkat parah yang berbeda-beda. Bisa berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam, dan hari. Bahkan bisa membuat penderita terjatuh.

Penderita vertigo memiliki beberapa gejala, seperti pusing, kepala berputar, berkeringat, mual, muntah, pergerakan bola mata yang tidak normal, hilangnya pendengaran, dan telinga berdenging. Apabila tidak ditangani segera, vertigo bisa menimbulkan gejala lain dan harus dibawa ke dokter. Gejalanya seperti, demam, kesulitan berjalan, kesulitan berbicara, penglihatan berbayang, anggota tubuh lemas, penurunan kesadaran, dan respons melambat.

Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi seseorang untuk menderita vertigo. Berikut ulasannya!

  1. Berusia di Atas 50 Tahun

Seperti yang diketahui, usia memengaruhi kesehatan. Namun, di zaman sekarang, usia tidak menjamin akan sehatnya seseorang. Seseorang yang berumur di atas 50 tahun rentan untuk mengalami vertigo.

  1. Mengalami Stres Berat

Siapa sangka, ternyata stres juga bisa memicu seseorang untuk menderita vertigo. Stres adalah kondisi di mana reaksi tubuh muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan atau perubahan. Selain itu, stres terjadi karena pikiran atau situasi yang membuat penderita merasa putus asa bahkan kehilangan semangat hidup. Tak heran, vertigo bisa terjadi pada seseorang yang mengalami stres berat.

  1. Pola Hidup Tidak Sehat

Pola hidup yang tidak sehat bisa menjadi faktor seseorang mengalami vertigo, seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Vertigo bukanlah nama dari sebuah penyakit melainkan merupakan sebuah istilah untuk gejala. Vertigo muncul karena adanya berbagai macam penyakit. Berikut dua macam penyebab terjadinya vertigo.

  1. Masalah Sentral

Vertigo akibat masalah sentral di mana rasa sakit di otak dan sumsum tulang belakang. Biasanya disebabkan oleh penyakit migrain, stroke, cedera leher, kepala, dan tumor otak.

  1. Masalah Perifer

Vertigo akibat masalah perifer di mana rasa sakit pada sistem saraf di bawah otak dan sumsum tulang belakang. Biasanya disebabkan oleh penyakit BPPV. Penyakit ini merupakan penyebab yang sering terjadinya vertigo. Selain itu, juga bisa disebabkan oleh penyakit Meniere, infeksi telinga dalam, radang saraf vestibular, dan yang lainnya.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari vertigo, salah satunya adalah makanan. Makanan memiliki peran penting dalam tubuh. Tidak semua penderita vertigo harus membatasi makanan. Pembatasan makanan berlaku untuk vertigo akibat penyakit tertentu saja, seperti gangguan pada telinga bagian dalam dan berkaitan dengan migrain. Berikut makanan yang harus dihindari oleh penderita vertigo dengan dua kelompok di atas.

  1. Garam

Hindari makanan yang banyak mengandung garam karena garam dapat memengaruhi kadar air dalam tubuh.

  1. Kafein

Kafein juga harus dihindari oleh penderita vertigo karena kafein merupakan salah satu stimulan yang bisa memicu telinga berdenging. Kafein juga memiliki sifat diuretik di mana tubuh bisa kehilangan banyak cairan melalui urine.

  1. Gula

Makanan dan minuman yang memiliki kandungan gula terlalu tinggi sebaiknya dihindari, seperti gula pasir dan sirop fruktosa. Gandum utuh cocok dimakan penderita vertigo karena bersifat karbohidrat kompleks. Keju, anggur merah, daging asap, hati ayam, susu, dan kacang adalah makanan yang harus dihindari oleh penderita vertigo.

  1. Alkohol

Mengonsumsi alkohol melewati batas bisa memengaruhi komposisi cairan pada telinga dalam.

  1. Rokok

Nikotin yang ada dalam rokok dapat mempersempit pembuluh darah. Untuk itu, hindari rokok.

Nah, itulah pengertian vertigo secara singkat beserta gejala, penyebab, dan makanan yang harus dihindari oleh penderita vertigo. Yuk, kenali vertigo sejak dini.